Health
7 Makanan yang Kaya akan Kandungan Selenium

Salah satu mineral esensial yang penting bagi tubuh adalah selenium.
Selenium merupakan zat yang berperan sebagai mineral esensial serta elemen gizi mikro penting bagi tubuh kita. Mengapa disebut mineral esensial? Karena zat ini tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga hanya bisa diperoleh dengan asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Selenium hanya dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah kecil, namun peran selenium bagi tubuh Anda sangatlah besar dengan bermacam fungsinya yaitu
- Menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh
- Menjaga fungsi sistem tiroid
- Menurunkan gejala peradangan
- Merawat kardiovaskular yaitu jantung dan pembuluh darah
- Melawan stres oksidatif
Dilansir dari National Institutes of Health, dosis selenium yang dibutuhkan oleh tubuh berbeda-beda sesuai usia dan kebutuhan dan ditunjukkan dalam tabel berikut.
| Usia | Pria | Wanita |
| Saat lahir - 6 bulan | 45 mcg | 45 mcg |
| 7 - 12 bulan | 60 mcg | 60 mcg |
| 1 -3 tahun | 90 mcg | 90 mcg |
| 4 - 8 tahun | 150 mcg | 150 mcg |
| 9 - 13 tahun | 280 mcg | 280 mcg |
| 14 - 18 tahun | 400 mcg | 400 mcg |
| 19+ tahun | 400 mcg | 400 mcg |
| Wanita hamil & menyusui | 400 mcg |
Karena selenium yang tidak bisa diproduksi sendiri dalam tubuh, lantas bagaimana mencukupi asupan selenium bagi tubuh? Caranya dengan mengonsumsi 7 bahan makanan yang kaya akan kandungan selenium seperti berikut:
Kandungan Selenium tertinggi pada hewan laut dapat ditemukan dari ikan tuna sirip kuning, dengan kandungan sekitar 92 mcg per 3 ons. Selain itu, selenium juga dapat diperoleh dari ikan sarden, tiram, ikan halibut, udang, kerang, ikan salmon, dan kepiting di mana kandungan seleniumnya berkisar antara 40 sampai 65 mcg.
Jumlah selenium pada daging sapi yaitu sebesar 33 mcg. Sedangkan pada hati sapi sekitar 28 mcg dan daging cincang 18 mcg.
Daging ayam mengandung selenium sebesar 22 sampai 25 mcg per 3 ons daging putih. Sedangkan pada daging ayam turki mengandung selenium sejumlah 31 mcg.
Jamur merupakan bahan makanan berbasis tumbuhan yang mengandung selenium. Kandungan selenium dalam jamur yaitu sebesar antara 16,5 sampai 39 mcg.
Dianggap sebagai salah satu tumbuhan sumber terbaik selenium, satu ons kacang brazil memiliki kandungan selenium yang sangat tinggi yaitu 544 mcg. Karena dosis seleniumnya sangat tinggi, maka disarankan agar Anda tidak sering mengonsumsi kacang ini untuk menghindari keracunan selenium yang berakibat rambut rontok, pusing, mual, muntah, nyeri otot, hingga tremor.
Pada satu butir telur rebus memiliki kandungan selenium yaitu sebesar 15 mcg.
Makaroni adalah salah satu jenis makanan pasta. Ketika diolah, pasta makaroni memiliki kandungan selenium yang lumayan tinggi yaitu sebesar 37 mcg.
Sumber selenium sangatlah banyak dan mudah diperoleh karena kebanyakan berasal dari bahan makanan yang kita temui sehari-hari.
Selain dengan makanan, Anda juga bisa lengkapi kebutuhan selenium dengan mengonsumsi suplemen tinggi selenium seperti di sini. Hadir dalam bentuk selenium organik (Se-Yeast) yang aman bagi tubuh dan diperkaya dengan vitamin A, C, dan E yang senantiasa menjaga dan melindungi tubuh. Cukupi asupan selenium di tubuh kamu demi terjaganya kesehatan yang seimbang.
#seimbangitusehat