Health
Mengenal Lebih Dekat Penyakit Asma dan 7 Cara Mencegahnya

Mengenal Lebih Dekat Penyakit Asma dan 7 Cara Mencegahnya - Asma adalah gangguan yang menyerang sistem pernafasan dengan cara mempersempit saluran pernafasan akibat rangsangan tertentu yang menyebabkan peradangan.
Ketika seseorang terkena asma maka akan mengalami gejala seperti
- Batuk
- Sesak nafas
- Mengalami kesulitan bernafas pada malam hari atau tengah malam
Saat seseorang terkena asma, maka ia akan mengalami gejala tersebut dan biasanya berlangsung selama 2-3 hari.
Beberapa pemicu asma adalah
- Serbuk sari tanaman yang beterbangan
- Debu
- Bulu hewan
- Udara dingin
- dan kegiatan fisik tertentu misal olahraga yang terlalu berat sehingga berpengaruh terhadap pernafasan
Supaya mencegah terjadinya asma, Sahabat Treelains bisa melakukan bermacam tips cara seperti artikel ini. Yuk, mari disimak bersama Mengenal Lebih Dekat Penyakit Asma dan 7 Cara Mencegahnya.
-
Jauhi bulu hewan
Cara pertama menurunkan risiko asma yaitu jauhi bulu hewan ataupun tempat yang berpotensi menjadi sumber berkumpulnya partikel bulu hewan. Hewan peliharaan seperti kucing, anjing, kelinci, dan lainnya memang terlihat lucu menggemaskan, namun jika menimbulkan reaksi tertentu pada tubuh seperti alergi atau asma lantas akan merugikan kesehatan termasuk pernafasan.
-
Hindari rokok
Rokok mampu meningkatkan risiko asma, karena mampu sebabkan peradangan alat pernafasan yang kemudian merangsang timbulnya asma pada seseorang. Hal ini berlaku tidak hanya bagi kalangan perokok, namun juga bagi kalangan non-perokok. Jadi, yuk hindari rokok mulai dari sekarang agar risiko asma mengintai Sahabat Treelains pun berkurang.
-
Mencukupi nutrisi
Mendapatkan nutrisi yang cukup bisa melindungi tubuh dari bermacam penyakit, termasuk asma. Supaya Sahabat Treelains tidak gampang terserang asma, ayo konsumsi makanan dan minuman bernutrisi yang mengandung vitamin D, A, E, C, beta karoten, dan selenium. Makanan dan minuman yang mengandung kesemua nutrisi ini terdapat dalam telur, keju, susu, yogurt, ikan, labu, biji bunga matahari, kacang tanah, kacang almond, paprika, bayam, wortel, brokoli, blewah, dan daging sapi.
Anda juga bisa menggunakan suplemen apabila memiliki pantangan tersendiri dalam mengonsumsi satu atau lebih dari bahan konsumsi tersebut.
-
Kurangi makanan cepat saji
Makanan cepat saji atau fast food dianggap penyebab mudah terjadinya asma pada seseorang. Karena dalam cepat saji mengandung lemak yang bisa meningkatkan terjadinya peradangan pada sistem pernafasan. Sehingga sebaiknya asupan makanan cepat saji ini dikurangi yuk.
-
Hindari stres
Stres tidak hanya membuat lelah pikiran namun juga berpengaruh pada kesehatan tubuh Anda. Sebuah penelitian membuktikan kalau stres bisa merangsang timbulnya asma pada seseorang, Sahabat Treelains. Jadi, ayo sebaiknya hindari pikiran stres atau pikiran lainnya yang bisa merangsang stres.
-
Perhatikan kebersihan lingkungan
Debu, polusi udara, asap pembuangan kendaraan, dan partikel pengotor lainnya bisa memicu gangguan pernafasan mulai dari sesak nafas, bersin, sampai asma. Jadi buat Anda yang sensitif dengan semua partikel tersebut yuk perhatikan kebersihan lingkungan caranya
- Rutin mengganti seprai dan sarung bantal
- Cepat ganti baju dan bersihkan diri setelah beraktivitas dalam waktu yang lama
- Gunakan masker wajah ketika mengunjungi tempat yang rawan berdebu atau partikel lain yang bisa memicu asma
-
Menggunakan pakaian hangat
Udara dingin merupakan salah satu pemicu asma. Nah, agar Sahabat Treelains terhindar dari asma, saat musim dingin tiba Anda bisa menggunakan pakaian yang hangat dan nyaman.
Itulah cara mengenal lebih dekat penyakit asma dan 7 cara mencegahnya. Asma dapat dicegah dengan cara preventif termudah yang mulai dari diri Anda sendiri seperti tips dalam artikel ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua supaya senantiasa terhindar dari penyakit asma kini dan seterusnya.
Menurunkan risiko asma bisa juga dengan bantuan suplemen seperti link berikut. Suplemen selenium yang hadir dalam bentuk selenium organik Se-yeast, dengan tambahan vitamin A,C, dan E sebagai antioksidan yang efektif melindungi serta menjaga tubuh, menggunakan bahan baku kualitas tinggi, 100% alamiah, halal, tanpa zat kimia, bebas pewarna dan pengawet, dan menggunakan pengolahan berstandar Good Manufacturing Practice (GMP).